Aspal Jalan Angkrong Terealisasi, Warga Apresiasi Perjuangan Aspirasi Teddy Setiadi

KOMPASH.com || SUKABUMI – Harapan masyarakat untuk menikmati akses jalan yang lebih baik akhirnya terwujud. Ruas Jalan Angkrong, tepatnya di RT 33/RW 08, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, kini mendapatkan pengaspalan yang disambut positif oleh warga setempat.

Realisasi pembangunan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengharapkan kondisi jalan yang lebih layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Aspirasi warga ini turut didorong dan diperjuangkan oleh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, dari Fraksi Partai Gerindra.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan pengaspalan Jalan Angkrong masuk dalam Paket RK.217, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.295.088.605,00, bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Dewa Rizki Yudistira, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender sejak 16 September 2026.

Pembangunan infrastruktur jalan tidak sekadar berkaitan dengan kondisi aspal yang mulus. Lebih dari itu, jalan yang layak memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, menunjang aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses warga menuju tempat pendidikan maupun lokasi pekerjaan.

Abeng (40), salah seorang warga, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pengaspalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang berbagai kegiatan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Teddy Setiadi yang telah ikut mendorong dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan ruas Jalan Angkrong.

“Kami sebagai warga sangat senang karena jalan yang baik memang sangat dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari. Terima kasih kepada Bapak Teddy Setiadi yang telah ikut mendorong aspirasi ini,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari para pengguna jalan yang berharap pengaspalan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan saat melintasi kawasan Angkrong. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan turut memperlancar arus kendaraan, terutama bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Warga menilai pembangunan infrastruktur harus terus dilakukan secara merata, khususnya pada ruas jalan yang menjadi akses penting bagi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Teddy Setiadi menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur perlu terus dikawal agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan yang baik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi kegiatan fisik yang selesai dilaksanakan.

“Yang terpenting adalah pembangunan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Aspirasi warga menjadi bagian yang harus kita dengarkan dan perjuangkan bersama,” ujarnya.

Meski pengaspalan telah terealisasi, masyarakat berharap perhatian terhadap Jalan Angkrong tidak berhenti sampai pekerjaan selesai. Pengawasan kualitas pekerjaan dan pemeliharaan jalan dinilai penting agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Realisasi pengaspalan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus menyampaikan aspirasi secara konstruktif, sekaligus mendorong pemerintah daerah dan para wakil rakyat agar konsisten memperhatikan kebutuhan infrastruktur hingga ke tingkat desa.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, warga berharap mobilitas masyarakat di sepanjang ruas Jalan Angkrong menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.

Bagi masyarakat, jalan yang baik bukan hanya tentang aspal, melainkan juga tentang terbukanya akses, meningkatnya aktivitas ekonomi, dan hadirnya pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *