Dari Aspirasi Warga untuk Desa, Encup Supratman Hadir Membawa Semangat Perubahan di Kedungwaringin

KOMPASH. com || BEKASI- Suasana demokrasi desa mulai terasa hangat di tengah masyarakat Desa Kedungwaringin menjelang pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Di tengah dinamika tersebut, nama Encup Supratman muncul sebagai salah satu calon anggota BPD nomor urut 1 dari perwakilan warga Perumahan Kedungwaringin Dusun II yang membawa semangat kebersamaan, pengabdian, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.Jumat (8/5/2026)

Bagi sebagian warga, kehadiran Encup Supratman bukan hanya sekadar bagian dari kontestasi pemilihan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru lahirnya keterwakilan masyarakat yang lebih dekat dengan persoalan warga sehari-hari. Mulai dari pembangunan lingkungan, fasilitas umum, hingga pengawasan terhadap kebijakan desa menjadi perhatian utama yang diharapkan mampu diperjuangkan secara serius di forum desa.

Dalam berbagai penyampaian kepada masyarakat, Encup Supratman menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah desa serta membantu pengawasan pembangunan agar berjalan lebih baik, merata, dan tepat sasaran. Pendekatan yang humanis dan terbuka menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian warga, terutama masyarakat perumahan yang selama ini berharap adanya ruang aspirasi yang lebih kuat di tingkat desa.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi penting dalam pemerintahan desa, BPD menjadi wadah penyalur aspirasi masyarakat sekaligus pengawas jalannya kebijakan desa. Karena itu, masyarakat menilai bahwa figur anggota BPD harus memiliki integritas, kemampuan komunikasi sosial, dan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar.

Encup Supratman sendiri membawa sejumlah gagasan yang dinilai dekat dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya pengawalan pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum), perbaikan infrastruktur lingkungan seperti jalan dan penerangan, pembenahan drainase atau saluran air, serta mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun pembahasan Peraturan Desa (Perdes).

Permasalahan drainase, jalan lingkungan, hingga fasilitas umum memang menjadi perhatian masyarakat perumahan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, hadirnya calon dari unsur warga perumahan dianggap penting agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara lebih langsung dan berkelanjutan.

Sejumlah warga berharap siapapun yang nantinya terpilih benar-benar mampu menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah desa, bukan hanya hadir saat pemilihan berlangsung. Menurut mereka, seorang anggota BPD harus mampu mendengar, memahami, dan memperjuangkan kebutuhan warga dengan sikap terbuka serta penuh tanggung jawab.

“Desa membutuhkan figur yang mau turun mendengar masyarakat, bukan hanya hadir dalam forum formal. Yang paling penting adalah amanah dan mau bekerja untuk kepentingan bersama,” ujar salah satu warga Kedungwaringin.

Partisipasi masyarakat dalam pemilihan BPD juga dianggap sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan desa. Demokrasi di tingkat desa dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pemilihan anggota BPD Desa Kedungwaringin sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 07.00 WIB di Majelis Taklim Ibu Eden Dusun II. Warga berharap pelaksanaan pemilihan berjalan damai, tertib, dan tetap menjaga semangat persaudaraan di tengah perbedaan pilihan.

Di tengah berkembangnya harapan masyarakat terhadap pembangunan desa yang lebih baik, kehadiran figur-figur baru dalam pemilihan BPD menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Karena sejatinya, kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh tumbuhnya kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga masa depan desanya bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *