Kompash.com || JAKARTA — Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin pagi (2/3/2026) di usia 90 tahun 3 bulan. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, setelah menjalani perawatan intensif akibat penurunan kondisi kesehatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Try Sutrisno dirawat di Ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) Kamar 207 Lantai 2. Sekitar pukul 05.33 WIB, pihak keluarga menerima pemberitahuan dari tim perawat bahwa kondisi kesehatan almarhum mengalami penurunan signifikan. Tim medis kemudian melakukan tindakan penanganan sesuai prosedur medis yang berlaku.
Meski berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal oleh tim dokter, Try Sutrisno akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.58 WIB.
Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sosoknya dikenal luas sebagai figur militer senior yang memiliki perjalanan panjang dalam pengabdian kepada negara, baik di lingkungan TNI maupun dalam pemerintahan sipil. Ia menjabat sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998, di tengah dinamika politik nasional yang penuh tantangan.
Sebelum menjabat sebagai wakil presiden, Try Sutrisno meniti karier militer yang panjang dan strategis. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting di tubuh TNI, termasuk Panglima ABRI. Kiprahnya dalam dunia militer menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah pertahanan dan keamanan nasional pada era Orde Baru.
Jenazah almarhum rencananya akan dimandikan di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto sebelum kemudian dibawa ke kediaman duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan. Sejumlah kerabat, tokoh nasional, serta pejabat negara diperkirakan akan melayat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Pihak keluarga juga tengah mempersiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir, termasuk pelaksanaan salat jenazah sebelum pemakaman. Informasi lebih lanjut terkait lokasi dan waktu pemakaman akan disampaikan kemudian.
Kepergian Try Sutrisno menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit dan negarawan yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk Indonesia. Bangsa ini kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya yang pernah berada di lingkar kepemimpinan nasional.







