Hadirkan Dapur Percontohan Gizi, Yayasan 3SM Resmi Launching SPPG di Parungkuda dan Santuni Puluhan Anak Yatim

KOMPASH.com || Sukabumi – Yayasan 3SM (Sukabumi Sukses Sejahtera) resmi meluncurkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Kehadiran dapur ini diharapkan menjadi salah satu pusat pelayanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi dapur percontohan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Acara launching berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Parungkuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah kepala sekolah yang akan menjadi bagian dari penerima manfaat program tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen (Purn) Suardi Samiran, S.Sos., M.M yang memberikan dukungan terhadap penguatan program pemenuhan gizi masyarakat melalui fasilitas dapur SPPG. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.

Launching dapur SPPG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat. Selain menjadi tempat pengolahan makanan bergizi, dapur ini juga dirancang untuk memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Mitra SPPG, Lela Sumirat, menjelaskan kepada wartawan bahwa dapur yang diluncurkan tersebut dirancang sesuai standar yang berlaku, mulai dari sistem pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga mekanisme distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

“Dapur SPPG Yayasan 3SM ini merupakan salah satu dapur percontohan di Kabupaten Sukabumi karena telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Harapannya, dapur ini dapat memberikan pelayanan gizi yang optimal bagi masyarakat, khususnya bagi para siswa yang menjadi penerima manfaat program,” ujar Lela Sumirat.

Menurutnya, keberadaan dapur SPPG tidak hanya sekadar fasilitas pengolahan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik dan terukur.

Selain prosesi launching, kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 50 anak yatim yang berada di sekitar wilayah Desa Bojongkokosan. Penyerahan santunan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Momentum kebersamaan semakin terasa ketika seluruh rangkaian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara para tamu undangan, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Suasana Ramadan yang penuh berkah menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai seremoni peluncuran program, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antar berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah kepala sekolah yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan harapan agar program pemenuhan gizi melalui dapur SPPG dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perkembangan siswa di lingkungan sekolah.

Dengan hadirnya dapur percontohan SPPG Yayasan 3SM di Kecamatan Parungkuda, diharapkan program pelayanan gizi di Kabupaten Sukabumi dapat semakin berkembang serta menjadi model bagi pengembangan dapur serupa di berbagai wilayah lainnya.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *